Jumat, 22 Juli 2022

Asumsi dan Realita - Naruto Shippuden ( Uchiha Itachi )

  “Untuk bertahan hidup kita berpegang teguh pada hal yang kita ketahui. Dan itu adalah realita.

Tapi pengetahuan dan pemahaman kadang membingungkan, dan realita menjadi ilusi.

 

Semua manusia hidup dengan asumsi asumsi yang salah, itu lah cara kita melihat kenyataan yang mengecewakan.”

 

Uchiha Itachi ( Naruto Shippuden) - Episode 136

 

Kenapa kita sering percaya bahwa wawasan dan pengetahuan yang kita miliki adalah sebuah fakta hanya karena hal itu dipercaya banyak orang ?



Saat masa remaja kita bisa aja beranggapan bahwa menjadi orang dewasa itu enak kali yah. Bebas dalam bertindak, punya uang banyak, membangun rumah tangga yang harmonis. Indah untuk dilamuninlah yah ,

 

Tapi pemikiran itu perlahan akan mulai berubah saat kita di terpa masalah satu per satu. Kita mulai ga nyaman dengan situasi tertentu, harus berhadapan dengan masalah yang ga pernah abis. atau bikin keputusan yang sama sekali ga kita pengen dan bisa aja karena terpaksa.

 

Itu salah satu contoh perbandingan antara persepsi saat kita remaja dengan realita saat kita dewasa. Karena pada dasarnya, kita sering berpindah dari satu persepsi ke persepsi lain seiring bertambahnya pengetahuan yang kita miliki. Misalnya, waktu kecil lu punya persepsi bahwa orang tua lu tuh galak karena sering marah-marah pas lu salah. kemudian usia lu bertambah dan lu belajar bahwa ketegasan itu di perlukan untuk mendidik anak biar disiplin, akhirnya persepsi lu berubah dan berasumsi bahwa “berarti orang tua gua peduli”. 

 

Seperti yang dikatakan oleh Motivator dari anime Naruto Shippuden (Uchiha Itachi), bahwa selama ini kita hidup akan berpegang teguh pada apa yang kita tahu. Yah itu betul, yang artinya kita hanya bisa berasumsi tentang salah dan benar hanya berdasarkan apa yang kita ketahui. Dan kita ngga bisa memastikan apa yang kita tahu itu mutlak sebuah kebenaran.

 

Kemudian selama kita hidup, kita terus belajar memahami banyak hal dan wawasan akan terus bertambah, persepsi kita akan terus berubah. di setiap fase dalam kehidupan kita akan menemukan banyak kejutan realita yang bakal bikin kita tuh merasa bahwa asumsi kita gak akan pernah menjadi sebuah kepastian atau kesimpulan akhir. Mungkin aja persepsi final kita ada di ujung usia kita, saat kita udah mulai tahu dan menyadari banyak hal berdasarkan apa aja yang udah kita alamin. Dan sekali lagi itu pun bukan berarti persepsi kita adalah mutlak sebuah fakta. 

 

Selama proses itu mungkin kita akan beranggapan bahwa pemahaman - pemahaman yang kita dapet ini semuanya bikin bingung, Ada hal yang mungkin masuk akal dan ada juga yang ga bisa kita terjemahin ke dalam logika kita. Yah mungkin emang manusia di takdirkan untuk bingung. 

 

Itachi sendiri ngucapin kalimat ini hanya untuk memainkan pikiran adiknya untuk menjelaskan bahwa Madara masih hidup sebagai realita, sedangkan selama ini dunia shinobi tahu bahwa madara udah mati sebagai asumsi. Bahkan kita sendiri di  dunia nyata pun sering ketipu sama asumsi masyarakat yang udah melekat dan di wariskan scara turun temurun. Sebut aja itu Mitos. 

 

Yah, kita memang sering terjebak asumsi masyarakat yang udah di wariskan turun temurun tanpa kita tahu apa sih dasarnya dan asal usulnya, . Kita cuma disuru percaya bahwa hal itu baik dan orang2 disekitar kita memang percaya itu. Ditambah kurangnya wawasan  kita terhadap dunia luar yang bisa jadi penyebab persepsi kita terhadap asumsi itu ga pernah berubah. Memang ada banyak dari kita mungkin memiliki prinsip hidup itu seperti air aja, mengalir apa adanya. Apapun fakta yang ada di dunia ini, yah yang penting gw hanya harus jadi orang baik. Yah ngga ada yang salah dengan itu.

 

Kadang gw juga mikir bahwa itu prinsip paling sederhana untuk jalanin hidup. Setuju kan. 

Tapi gw juga percaya bahwa setiap manusia yang lahir ke dunia punya perannya masing2, Baik itu hanya penonton, protagonis, figuran, produser, dan lain-lain. Ngga ada peran yang salah selama yang kita lakukan itu adalah hal baik dan berguna untuk orang lain. Yang harus kita lakukan yah cukup memilih peran dan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi peran yang sempurna meskipun kita tahu kesempurnaan adalah fana. 

 

Zaman dulu mungkin kita akan mudah untuk terlalu percaya akan suatu hal karena minimnya akses untuk kita mendapatkan informasi, sekarang informasi bisa kita akses dimana-mana, semua informasi bisa cari meskipun kita lagi di toilet yang penting buka handphone. Tapi masalah baru muncul ketika kita paham bahwa membludaknya sumber iinformasi memicu banyaknya informasi - informasi palsu yang jumlahnya pun ga sedikit atau kita sebut HOAX. 

 

Jadi tidak ada yang berubah antara zaman dulu dan sekarang. Hanya tantangannya aja yang berubah. Dulu kita sulit dapet informasi karena kurangnya akses dunia luar, tapi sekarang kita kesulitan untuk memfilter informasi yang tepat dari jutaaan informasi yang kita terima.

 

Kesimpulannya,  tidak mudah bagi kita untuk memahami kehidupan hanya dengan tahu banyak hal tanpa memfilter informasi yang kita terima. Kita hanya akan terjebak dengan kebingungan dari realita yang ada. Akhirnya kita hidup dengan kumpulan asumsi - asumsi yang bahkan kita tuh ga tau mana yang benar. Tapi kita hanya bisa belajar - belajar - dan belajar. Ngga perlu terobsesi dengan sebuah kebenaran, karena mungkin cuma waktu aja yang nggga pas untuk kita tahu kebenaran. 

 



 


Senin, 27 Juni 2022

Kebebasan Untuk Bermimpi - One Piece ( Gold D Roger )

“Warisan,cita-cita takdir waktu dan impian manusia merupakan hal yang tidak bisa dihentikan,selama manusia masih terus mencari makna kebebasan mereka tidak akan pernah berhenti” 

Gold D Roger - (Episode 849) 


Pernah ga kita mikir, “Kalo tau kita pasti akan mati, trus ngapain masih jalanin hidup yang ngebosenin ala squidward”. Jadi, hidup kita itu untuk apa ?





One piece, anime legend yang belum bisa di bilang legend karena belum tamat sampai sekarang baik animenya ataupun manganya. Anime ini banyak memberikan kita makna hidup dari yang sederhana sampai yang dalem banget. Gw sendiri suka banget gaya imajinasi dari Oda Sensei dalam menciptakan One Piece. Ga terpaku dengan karakter utama yang cool dan villain yang sangar. Kebanyakan dari karakternya malah hampir 80 % punya fisik dan perilaku yang konyol.

 

Hal menarik yang perhatian banyak orang dari anime ini adalah ceritanya yang susah di tebak dan ga tamat tamat, Tadinya gw pikir anime ini akan jadi kenangan di masa kecil gw, tapi ternyata wau, masih lanjut sampe sekarang. Entah apa yang di pikirin master Oda untuk endingnya. 

 

Oke. Di episode 849 saat Pedro lagi Flashback dengan memorinya tentang Gold D Roger, dia inget kata2 yang di ucapkan Roger bahwa “Warisan, cita2, takdir, waktu dan impian manusia merupakan hal yang tidak bisa di hentikan, selama manusia masih terus mencari makna kebebasan, mereka tidak akan berhenti. Ini bukan berarti Roger pernah ketemu Fiersa Besari yah dan jadi anak senja. Karena mereka bersebragan, Bajak Laut dan anak gunung.

Buat gw makna dari kalimat Roger itu sangat dalem. Apapun yang kita lakukan setiap detik, setiap menit dan setiap hari, jika tanpa alasan maka kita sama seperti mati. Bergerak tanpa tujuan, ngabisin waktu sampai tua, atau mungkin cuma rebahan sambil liat jam dinding, dan  setelah tua barulah kita paham bahwa hidup ini ga ada artinya. 

 

Gw pernah ngerasa bosen saat bingung mau ngapain dan waktu yah beralu begitu aja, seminggu berasa kaya satu hari tanpa ada kejadian2 penting yang bisa di inget, Tapi Gw juga sering ngerasa bahwa hidup ini sangat berarti dan waktu terasa begitu panjang dan kalo bisa gw stop, gw mau stop di momen itu. Yah, itu adalah momen dimana gw lagi ngerasain semangat hidup karena suatu alasan yang bikin gw tertarik. dan sedang ada di proses untuk mencapai itu, 

 

Proses, apapun itu akan terasa lebih indah ketika alasan kita melakukan itu adalah apa yang kita inginkan. karena Menurut gw Ada banyak hal atau alasan bagi kita untuk ngerasain hdup ini lebih enjoy dan bisa kita nikmatin ketika kita tahu bahwa kita sedang mencari atau mungkin menginginkan sesuatu dan kita sedang berjalan menuju hal itu, atau hal yang kita sebut proses. 

 

Roger, ketika tahu bahwa ada hal menarik di pulau Laugh Tale, dia mulai terobsesi untuk bisa sampai di pulau itu, meskipun harus memecahkan banyak misteri di batu Poneglyph sehingga akhirnya bertemu dengan Oden dari negri Wano yang bisa menerjemahkan kata2 yang tertulis di poneglyph. Satu per satu akhirnya misteri terpecahkan hingga akhirnya kordinat pulau laugh tale di temukan.

Ini bukan soal apa itu one piece. Tapi kita fokus pada sifat manusia ketika terobsesi dengan suatu hal. Dia ga akan berhenti sampai benar2 mencapai itu. Balik lagi ke kalimat Roger di awal. Selama manusia masih mencari makna kebebasan maka ia tak akan berhenti. Ini adalah kunci atau bisa kita sebut formula bagi kita sebagai manusia untuk bisa lebih menikmati hidup. Kenapa ? 

 

Coba renungin sebentar, apa yang terjadi pada kehidupan kita sekarang. Masalah finansial, pekerjaan, beban hidup, itu udah jadi siklus yang bikin kita itu kaya software dengan satu fungsi yaitu mencari uang, karena dengan mencari uang dan kita mendapatkan itu maka semua masalah akan selesai. KATANYA,  sampe akhirnya kita kehilangan minat, dan memenjarakan banyak ide yang ada di kepala kita sendiri. Tragis tapi bukan sadis. 

 

Faktanya, Meskipun kita punya banyak uang, kita sering merasa kehilangan sesuatu dari diri kita sendiri. dan itu adalah hal yang penting, Yah. Kebebasan untuk bermimpi.

Hidup yang kita jalanin sekarang, gw sih yakin kebanyakan dari kita sadar bahwa hidup kita tuh di atur oleh sistem. dan kita cuma ngikutin arus aja tanpa tau apa sih yang kita cari. Kita ga bisa ini karena itu, dan kita ga bisa itu karena ini. Dan akan terus seperti itu sampe ladang gandum jadi coco crunch.

 

Bukan berarti kita harus menuntut hidup kita jadi seperti apa yang kita inginkan, NO.


"Gw lebih menekankan bahwa keinginan itu seperti sebuah batrai yang membuat handphone tetap hidup dan bisa melakukan banyak hal, ketika batrai habis maka handphone itu MATI. Yah seperti kamu tanpa dia".

Kta pun sama seperti itu, hidup tanpa keinginan, impian dan cita2 seperti handphone tanpa batrai. Ada banyak yang bisa kita lakukan tapi yang terjadi malah do nothing —-- cuma karena kita ga punya alasan untuk ngelakuin sesuatu. sampe akhirnya terjebak di zona rebahan selama 1 dinasti. 

 

Kita sebenrnya tau bahwa Ada banyak hal yang bikin kita semangat hidup dan hanya kita sendiri yang tau tipe seperti apa batre yang kita butuhkan. Tapi yang terjadi adalah kita sebagai manusia yang hidup di era teknologi cenderung lebih suka menjadi tipe konsumtif dari pada produktif. Hal ini bisa kita buktiin dari seberapa nyaman sih kita buka sosmed dengan durasi yang lama minimal bangun tidur bisa kali buka IG, padahal ga ada notif,
Dibanding meluangkan waktu untuk menuangkan ide kreatif yang udah lama di penjara sama diri kita sendiri. Rasanya hampir mustahil kita melakukan itu setelah bangun tidur. Bukan kita sih, kamu aja,..

 

Sebetulnya Gak perlu hal-hal rumit untuk memilih keinginan dan cita2 kalian, kalian bisa ukur sendiri apa yang bisa kalian capai dan mana yang belum sesuai dengan kompetensi yang kita punya. Yang penting Jangan pernah berhenti sebelum kalian puas dan menemukan alasan lain untuk melanjutkan hidup setelah menyelesaikan sesuatu. Memang godaan rebahan jauh lebih terlihat nikmat seperti es buah di bulan puasa. Tapi yah, setidaknya kasihanilah hati kecil kalian yang sudah lama teriak ingin bebas. 



 

Senin, 09 Agustus 2021

Buku Pesan Dari Angin

 



Pesan Dari Angin

Penulis : Awan

Ukuran : 14 x 21 cm

ISBN : 978-623-6449-57-8

Terbit : Agustus 2021

Harga : Rp 84000

www.guepedia.com


Sinopsis :


Masa muda adalah masa dimana kita sering merasakan cuaca ekstrem yang membuat pendirian kita tidak stabil, di sisi lain kita mempelajari banyak hal-hal baru tentang arti kehidupan berdasarkan pengalaman yang kita terima. Menafsirkan setiap kejadian berdasarkan persepsi yang kita miliki dengan pengetahuan yang ada. Buku ini adalah kumpulan catatan berdasarkan kesimpulan dari banyak kejadian yang saya alami.  Saya ingin berbagi tentang sudut pandang ini, berharap saya bisa bertukar pikiran dengan pembaca untuk menyempurnakan makna tentang isi buku ini. 


www.guepedia.com

Email : guepedia@gmail.com

WA di 081287602508

Happy shopping & reading

Enjoy your day, guys


Link Produk :

TOKOPEDIA

 https://tokopedia.com/guepedia/buku-self-improvement-pesan-dari-angin-guepedia


BUKALAPAK

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/buku/pengembangan-diri/4g9g75s-jual-buku-self-improvement-pesan-dari-angin-guepedia


GUEPEDIA STORE

https://guepediastore.com/products/6483472/pesan-dari-angin


SHOPEE

https://shopee.co.id/Buku-Self-Improvement-Pesan-Dari-Angin-Guepedia-i.3104041.6897070193?position=0


FACEBOOK

https://www.facebook.com/guepediapenerbit/shop/