Senin, 27 Juni 2022

Kebebasan Untuk Bermimpi - One Piece ( Gold D Roger )

“Warisan,cita-cita takdir waktu dan impian manusia merupakan hal yang tidak bisa dihentikan,selama manusia masih terus mencari makna kebebasan mereka tidak akan pernah berhenti” 

Gold D Roger - (Episode 849) 


Pernah ga kita mikir, “Kalo tau kita pasti akan mati, trus ngapain masih jalanin hidup yang ngebosenin ala squidward”. Jadi, hidup kita itu untuk apa ?





One piece, anime legend yang belum bisa di bilang legend karena belum tamat sampai sekarang baik animenya ataupun manganya. Anime ini banyak memberikan kita makna hidup dari yang sederhana sampai yang dalem banget. Gw sendiri suka banget gaya imajinasi dari Oda Sensei dalam menciptakan One Piece. Ga terpaku dengan karakter utama yang cool dan villain yang sangar. Kebanyakan dari karakternya malah hampir 80 % punya fisik dan perilaku yang konyol.

 

Hal menarik yang perhatian banyak orang dari anime ini adalah ceritanya yang susah di tebak dan ga tamat tamat, Tadinya gw pikir anime ini akan jadi kenangan di masa kecil gw, tapi ternyata wau, masih lanjut sampe sekarang. Entah apa yang di pikirin master Oda untuk endingnya. 

 

Oke. Di episode 849 saat Pedro lagi Flashback dengan memorinya tentang Gold D Roger, dia inget kata2 yang di ucapkan Roger bahwa “Warisan, cita2, takdir, waktu dan impian manusia merupakan hal yang tidak bisa di hentikan, selama manusia masih terus mencari makna kebebasan, mereka tidak akan berhenti. Ini bukan berarti Roger pernah ketemu Fiersa Besari yah dan jadi anak senja. Karena mereka bersebragan, Bajak Laut dan anak gunung.

Buat gw makna dari kalimat Roger itu sangat dalem. Apapun yang kita lakukan setiap detik, setiap menit dan setiap hari, jika tanpa alasan maka kita sama seperti mati. Bergerak tanpa tujuan, ngabisin waktu sampai tua, atau mungkin cuma rebahan sambil liat jam dinding, dan  setelah tua barulah kita paham bahwa hidup ini ga ada artinya. 

 

Gw pernah ngerasa bosen saat bingung mau ngapain dan waktu yah beralu begitu aja, seminggu berasa kaya satu hari tanpa ada kejadian2 penting yang bisa di inget, Tapi Gw juga sering ngerasa bahwa hidup ini sangat berarti dan waktu terasa begitu panjang dan kalo bisa gw stop, gw mau stop di momen itu. Yah, itu adalah momen dimana gw lagi ngerasain semangat hidup karena suatu alasan yang bikin gw tertarik. dan sedang ada di proses untuk mencapai itu, 

 

Proses, apapun itu akan terasa lebih indah ketika alasan kita melakukan itu adalah apa yang kita inginkan. karena Menurut gw Ada banyak hal atau alasan bagi kita untuk ngerasain hdup ini lebih enjoy dan bisa kita nikmatin ketika kita tahu bahwa kita sedang mencari atau mungkin menginginkan sesuatu dan kita sedang berjalan menuju hal itu, atau hal yang kita sebut proses. 

 

Roger, ketika tahu bahwa ada hal menarik di pulau Laugh Tale, dia mulai terobsesi untuk bisa sampai di pulau itu, meskipun harus memecahkan banyak misteri di batu Poneglyph sehingga akhirnya bertemu dengan Oden dari negri Wano yang bisa menerjemahkan kata2 yang tertulis di poneglyph. Satu per satu akhirnya misteri terpecahkan hingga akhirnya kordinat pulau laugh tale di temukan.

Ini bukan soal apa itu one piece. Tapi kita fokus pada sifat manusia ketika terobsesi dengan suatu hal. Dia ga akan berhenti sampai benar2 mencapai itu. Balik lagi ke kalimat Roger di awal. Selama manusia masih mencari makna kebebasan maka ia tak akan berhenti. Ini adalah kunci atau bisa kita sebut formula bagi kita sebagai manusia untuk bisa lebih menikmati hidup. Kenapa ? 

 

Coba renungin sebentar, apa yang terjadi pada kehidupan kita sekarang. Masalah finansial, pekerjaan, beban hidup, itu udah jadi siklus yang bikin kita itu kaya software dengan satu fungsi yaitu mencari uang, karena dengan mencari uang dan kita mendapatkan itu maka semua masalah akan selesai. KATANYA,  sampe akhirnya kita kehilangan minat, dan memenjarakan banyak ide yang ada di kepala kita sendiri. Tragis tapi bukan sadis. 

 

Faktanya, Meskipun kita punya banyak uang, kita sering merasa kehilangan sesuatu dari diri kita sendiri. dan itu adalah hal yang penting, Yah. Kebebasan untuk bermimpi.

Hidup yang kita jalanin sekarang, gw sih yakin kebanyakan dari kita sadar bahwa hidup kita tuh di atur oleh sistem. dan kita cuma ngikutin arus aja tanpa tau apa sih yang kita cari. Kita ga bisa ini karena itu, dan kita ga bisa itu karena ini. Dan akan terus seperti itu sampe ladang gandum jadi coco crunch.

 

Bukan berarti kita harus menuntut hidup kita jadi seperti apa yang kita inginkan, NO.


"Gw lebih menekankan bahwa keinginan itu seperti sebuah batrai yang membuat handphone tetap hidup dan bisa melakukan banyak hal, ketika batrai habis maka handphone itu MATI. Yah seperti kamu tanpa dia".

Kta pun sama seperti itu, hidup tanpa keinginan, impian dan cita2 seperti handphone tanpa batrai. Ada banyak yang bisa kita lakukan tapi yang terjadi malah do nothing —-- cuma karena kita ga punya alasan untuk ngelakuin sesuatu. sampe akhirnya terjebak di zona rebahan selama 1 dinasti. 

 

Kita sebenrnya tau bahwa Ada banyak hal yang bikin kita semangat hidup dan hanya kita sendiri yang tau tipe seperti apa batre yang kita butuhkan. Tapi yang terjadi adalah kita sebagai manusia yang hidup di era teknologi cenderung lebih suka menjadi tipe konsumtif dari pada produktif. Hal ini bisa kita buktiin dari seberapa nyaman sih kita buka sosmed dengan durasi yang lama minimal bangun tidur bisa kali buka IG, padahal ga ada notif,
Dibanding meluangkan waktu untuk menuangkan ide kreatif yang udah lama di penjara sama diri kita sendiri. Rasanya hampir mustahil kita melakukan itu setelah bangun tidur. Bukan kita sih, kamu aja,..

 

Sebetulnya Gak perlu hal-hal rumit untuk memilih keinginan dan cita2 kalian, kalian bisa ukur sendiri apa yang bisa kalian capai dan mana yang belum sesuai dengan kompetensi yang kita punya. Yang penting Jangan pernah berhenti sebelum kalian puas dan menemukan alasan lain untuk melanjutkan hidup setelah menyelesaikan sesuatu. Memang godaan rebahan jauh lebih terlihat nikmat seperti es buah di bulan puasa. Tapi yah, setidaknya kasihanilah hati kecil kalian yang sudah lama teriak ingin bebas. 



 

Senin, 09 Agustus 2021

Buku Pesan Dari Angin

 



Pesan Dari Angin

Penulis : Awan

Ukuran : 14 x 21 cm

ISBN : 978-623-6449-57-8

Terbit : Agustus 2021

Harga : Rp 84000

www.guepedia.com


Sinopsis :


Masa muda adalah masa dimana kita sering merasakan cuaca ekstrem yang membuat pendirian kita tidak stabil, di sisi lain kita mempelajari banyak hal-hal baru tentang arti kehidupan berdasarkan pengalaman yang kita terima. Menafsirkan setiap kejadian berdasarkan persepsi yang kita miliki dengan pengetahuan yang ada. Buku ini adalah kumpulan catatan berdasarkan kesimpulan dari banyak kejadian yang saya alami.  Saya ingin berbagi tentang sudut pandang ini, berharap saya bisa bertukar pikiran dengan pembaca untuk menyempurnakan makna tentang isi buku ini. 


www.guepedia.com

Email : guepedia@gmail.com

WA di 081287602508

Happy shopping & reading

Enjoy your day, guys


Link Produk :

TOKOPEDIA

 https://tokopedia.com/guepedia/buku-self-improvement-pesan-dari-angin-guepedia


BUKALAPAK

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/buku/pengembangan-diri/4g9g75s-jual-buku-self-improvement-pesan-dari-angin-guepedia


GUEPEDIA STORE

https://guepediastore.com/products/6483472/pesan-dari-angin


SHOPEE

https://shopee.co.id/Buku-Self-Improvement-Pesan-Dari-Angin-Guepedia-i.3104041.6897070193?position=0


FACEBOOK

https://www.facebook.com/guepediapenerbit/shop/

Selasa, 03 Agustus 2021

Berpindah Scene

 
Satriawan - 13 Desember 2015



Scene Abadi
Manusia pasti berubah, maksudnya bukan evolusi yah. Selama kita hidup, hampir setiap harinya kita menerima informasi, mengalami peristiwa dan belajar sesuatu. Selama proses itu terjadi sampai sekarang, mungkin kita tidak bisa menghitung berapa kali kita berubah baik itu pandangan hidup, persepsi, prinsip dan tujuan hidup. Setiap berpindah dari lingkungan satu ke lingkungan lainnya kita pasti menerima sudut pandang baru yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Saat kita hidup di lingkungan dengan orang-orang yang tidak ramah, saat itu kita bisa berpikir hidup ini begitu liar. Kemudian kita pindah ke tempat yang nyaman dengan orang-orang yang ramah, barulah kita berpikir bahwa hidup ini indah.
Pernahkah kita memiliki sahabat, geng atau komunitas yang membuat hidup kita lebih berarti. Aktivitas yang kita lakukan serasa tidak akan pernah bosan. Keadaan dimana kita saling support satu sama lain dan zona nyaman itu sulit kita tinggali. Tapi kita harus mengetahui bahwa tidak ada yang abadi seperti yang dikatakan Peterpan dalam lagunya. Suatu saat, satu persatu teman kita akan membuat keputusan untuk memilih jalan hidup yang ia pilih sehingga waktu luang yang mereka miliki tidak akan seperti biasanya. Kita tidak bisa menghalangi mereka hanya karena kita tetap ingin bersama selamanya. Suatu saat kita pun akan memilih jalan hidup kita sendiri.
Pada saat kita bersikap terlalu berlebihan pada zona nyaman itu, kita akan sulit untuk menerima perubahan yang terjadi di sekitar kita. Akhirnya kita mulai berburuk sangka kepada teman kita sendiri dan beranggapan bahwa mereka meninggalkan kita. Padahal yang terjadi adalah mereka hanya berusaha melanjutkan hidup mereka ke tahap berikutnya. Mereka mulai menyadari bahwa kisah persahabatan mereka sudah berada di ujung episode. Sekarang waktunya berganti episode. Bukan berarti bahwa persahabatan mereka harus berakhir, tapi hanya berganti tema untuk season berikutnya. Kemarin adalah season tentang persahabatan, maka selanjutnya adalah season tentang dunia kerja atau menggapai cita-cita. Dalam film, jika season berganti fokus ke dunia kerja maka tema sebelumnya yaitu scene tentang persahabatan akan kurang disorot. Iya kan. Kurang lebih begitulah siklus hidup kita.
Fokus terhadap jalan yang dipilih bukanlah tindakan egois karena mereka kurang memiliki waktu untuk kita sebagai sahabat. Kita hanya harus mulai membiasakan diri dari perubahan ini. Mungkin selanjutnya adalah kita yang akan mengambil jalan selanjutnya.

Bertarung Dengan Perubahan
Siklus perubahan dalam hidup kita akan terjadi mungkin tidak hanya sekali atau dua kali, tapi akan terus terjadi sampai hidup kita benar-benar menyadari bahwa sebentar lagi waktu kita akan habis. Beradaptasi dengan perubahan adalah syarat mutlak bagi kita untuk tetap menjalani hidup. Kita tidak bisa menyalahkan faktor-faktor luar yang menyebabkan ini dan itu dan berdampak pada kehidupan kita. Cepat atau lambat kita pun akan menyadari bahwa faktor terbesar yang mempengaruhi hidup kita adalah diri kita sendiri.
Sikap kita terhadap perubahan akan menentukan seperti apa kita nanti, apakah kita akan bertahan atau hanya diam melihat perubahan dan sekedar menonton orang-orang di sekeliling kita yang sedang berlomba-lomba untuk mencapai sesuatu. Kemudian menyalahkan keadaan atas ketidakmampuan kita.
Tuhan memberikan kita panggung kehidupan dengan peran yang bisa kita pilih tanpa audisi. Kita hanya harus melakukan yang terbaik. Jangan terjebak pada satu scene dalam kehidupan, nanti film yang kita perankan tidak akan pernah selesai. Scene tentang masa kecil, masa pubertas, persahabatan, cinta bukanlah scene yang abadi. Kita hanya perlu menikmati prosesnya, selesaikan setiap episode dengan baik. Buatlah kisah itu menjadi happy ending dengan epilog yang mengesankan.